"Smart Teaching, Fun Learning"  
 
 
 
 
     
 
Artikel Pendidikan

8 Cara untuk Memaksimalkan Potensi Anak

Semua anak-anak dilahirkan dengan bakat dan potensi masing-masing yang kadang tidak tampak dan tersembunyi.  Sebagai orang tua, Anda berkewajiban untuk menggali dan mengasah bakat anak Anda.   Banyak hal yang dapat dilakukan untuk membantu memaksimalkan potensi anak. Berikut ini beberapa cara sederhana yang kami himpun dari berbagai sumber untuk membantu Anda meningkatkan potensi serta kecerdasan anak Anda.

1.  Pastikan Mereka Mendapatkan Banyak Waktu Tidur

Penelitian yang dipresentasikan pada pertemuan tahunan dari Associated Professional Sleep Societies (APSS) menunjukkan bahwa anak-anak pra-sekolah, yang mendapat sedikitnya 11 jam tidur per malam, lebih tinggi nilainya pada test tingkat kecerdasan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa memiliki waktu tidur yang teratur sangat positif dan konsisten dalam membantu perkembangan otak anak.  Sebuah jajak pendapat yang dilakukan oleh National Sleep Foundation, telah menyimpulkan bahwa waktu tidur berbanding lurus dengan perkembangan otak pada anak-anak.

Pola tidur yang teratur sangat penting bagi anak karena tubuh menggunakan jam tidur untuk menghubungkan sirkuit penting di otak serta membantu pertumbuh dan memperkuat jaringan otak, kata Dr Mary Carskadon, seorang profesor di bidang psikiater dan perilaku manusia di Brown University serta direktur Kronobiologi Tidur dan Penelitian di Bradley Hospital.


2.  Biasakan Anak-anak untuk Berolahraga

Berolahraga terbukti memiliki efek positif pada fungsi otak, seperti tingkat penalaran serta logika berpikir.  Hal ini karena latihan aerobik akan lebih banyak memompa darah ke seluruh tubuh, termasuk ke otak, kata psikolog olahraga dan pelatih Sean Lewis.  Lebih banyak darah berarti lebih banyak oksigen dan karena itu penyerapan gizi oleh jaringan otak menjadi lebih baik.

Terlebih lagi, olahraga juga memacu otak untuk menghasilkan protein khusus, Brain Derived Neurotrophic Factor (BDNF), yang mendorong sel-sel otak untuk tumbuh dan berkembang.


3.  Hindari Makanan Olahan

Sebuah studi anak-anak di Inggris telah menemukan bahwa anak-anak yang mengkonsumsi makanan olahan, tingkat IQ mereka menurun, sementara makanan yang kaya vitamin bisa membuat mereka lebih cerdas.

Northstone Kate, seorang peneliti di University of Bristol, yang memimpin penelitian, mengatakan bahwa 'makanan bergizi dapat menghasilkan perbedaan yang wajar dalam skor IQ dari waktu ke waktu'.  Bahkan setelah disesuaikan dengan beberapa faktor lainnya, termasuk pendidikan ibu serta strata sosial,  penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Epidemiology and Community Health, menemukan bahwa pengaruh makanan olahan dikaitkan dengan IQ yang lebih rendah baru akan terlihat setelah lima tahun kemudian.


4.  Lebih Sering Memeluk Anak-anak.

Sebuah studi dari University of Montreal, Kanada, menunjukkan bahwa kemampuan anak-anak pra-sekolah untuk belajar lebih cepat memperlihatkan kemajuan ketika mereka dipeluk dan merasa terlindungi.  Studi ini menemukan bahwa kehangatan ibu terhubung langsung ke fungsi otak anak, sehingga ibu yang penuh kasih sayang lebih cenderung memiliki anak dengan prestasi yang lebih baik di sekolah.

Dr Carol Cooper, seorang penulis yang mengkhususkan diri dalam masalah anak dan keluarga menyatakan bahwa, berpelukan juga merangsang produksi hormon oksitosin, yang memiliki berbagai manfaat, termasuk kemampuan memacu anak untuk belajar.  Oksitosin juga memiliki efek langsung pada bagian otak yang mengelola emosional dan pengambilan keputusan, yang juga merupakan bagian penting dari kecerdasan.


5.  Mendorong dan Melatih Keterampilan Menulis Anak-anak

Mendorong anak-anak Anda berlatih menulis tidak membuang-buang waktu, bahkan saat ini dapat dilakukan melalui SMS. Studi baru menunjukkan bahwa tulisan tangan penting untuk perkembangan otak dan kecerdasan, serta membantu anak-anak mengasah kemampuan motorik halusnya untuk menghasilkan ide.

"Untuk anak-anak, tulisan tangan sangat penting," kata Karin Harman James, asisten profesor di departemen ilmu-ilmu psikologis dan otak di Indiana University, di mana peneliti menemukan bahwa anak-anak yang berlatih menulis memiliki jalur saraf yang lebih tajam di otaknya.


6.  Biarkan Mereka Bermain Video Game dan Komputer

Game - meskipun sebagian orang berpendapat, hal ini dapat menimbulkan efek buruk pada anak-anak tetapi sebenarnya game dapat  menjadi ajang latihan mental yang baik, terutama game yang ber-plat form pada permainan yang mengembangkan pemikiran strategis serta keterampilan perencanaan, yang perlu Anda lakukan adalah memastikan anak-anak bermain pada waktu-waktu tertentu saja serta mengatur waktu lamanya bermain, maka Anda telah membantu otak mereka untuk tumbuh.

Sebuah studi terbaru yang dilakukan di University of Rochester menemukan bahwa partisipan yang bermain video game diakui jauh lebih cepat belajar isyarat visual dibandingkan rekan-rekan mereka yag bermain non-video-game-playing.  Terlebih lagi, bermain video game dan permainan komputer akan meningkatkan koordinasi antara syaraf tangan dan mata, membantu anak-anak untuk memproses lebih cepat serta lebih cepat memahami apa yang mereka lihat di sekitar mereka.


7.  Ikut Bermain dengan Anak-anak Anda

Bermain dengan anak-anak Anda mungkin menyenangkan, tapi juga cara yang bagus untuk membantu mereka mengembangkan otak mereka. Penelitian terakhir telah menemukan bahwa otak anak menjadi lebih berkembang penuh ketika mereka tinggal di lingkungan dan bermain bersama orang tua.

Anda tidak perlu membeli mainan yang paling mahal atau mempekerjakan guru untuk membuat anak Anda cerdas, karena yang menjadi kebutuhan anak Anda adalah Anda mengambil waktu untuk bermain dengan mereka.  Anak-anak pra-sekolah yang bermain dengan orang tua mereka secara teratur, telah ditemukan bahwa mereka bisa menjadi akademisi di depan rekan-rekan mereka untuk saling berbagi pengalaman.


8.  Membiasakan Anak-anak Anda untuk Membaca Setiap Hari

Membiasakan anak-anak Anda membaca sejak usia dini dapat menempatkan mereka secara signifikan di depan teman sekelas mereka dalam hal membaca dan pengenalan angka numerik ketika mereka mulai sekolah.  Membaca juga menjadikan anak memiliki kosakata yang lebih luas, pengetahuan dunia yang lebih, dibanding temannya, kemampuan verbal yang lebih baik serta memiliki keterampilan abstrak yang lebih baik pula.(Written By Hairul Rantesigi on Friday, August 10, 2012 | 3:21 PM, http://multipaste.blogspot.com)

Artikel Pendidikan Download File Link
* 8 Cara Memaksimalkan Potensi Anak
Bank soal
Buku Sekolah Online dari Kemendiknas
 
 
Copyright @ LBB Smartbrain
Smart Teaching, Fun Learning
Turi Sari 1/19 Sepanjang Taman Sidoarjo – 61257
Jawa Timur, Indonesia
Telp. +62-31 83619582